Langsung ke konten utama

Postingan

MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN PERASURANSIAN

Risiko menurut PJOK 44/2020 merupakan potensi kerugian yang tidak dapat dikendalikan dan/atau dapat dikendalikan akibat terjadinya suatu peristiwa tertentu. Hal ini tentunya berlaku di setiap aktivitas manusia, salah satunya yaitu dalam lingkup perekonomian. Dalam menjalankan suatu usaha, tentunya perlu untuk membuat langkah agar dapat menghindari risiko yang tidak diinginkan. Salah satu caranya yaitu melakukan manajemen risiko. Manajemen risiko menurut SEOJK 8/2021 yaitu serangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan, dan memantau risiko yang timbul dari seluruh kegiatan usaha perusahaan. Dalam hal ini, sektor usaha yang akan dibahas yaitu perasuransian.  Asuransi menurut Otoritas Jasa Keuangan merupakan perjanjian antara perusahaan asuransi dan pemegang polis yang menjadi dasar bagi penerimaan premi oleh perusahaan asuransi. Usaha perasuransian merupakan kegiatan usaha yang bergerak dibidang pertanggungan ulang risiko, jasa pe...
Postingan terbaru

TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERKAIT DENGAN RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN) DAN RANTAI NILAI (VALUE CHAIN) SERTA STRATEGI MEMASUKI PASAR GLOBAL DAN BEREKSPANSI

TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN TERKAIT DENGAN RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN) DAN RANTAI NILAI (VALUE CHAIN) A.     TANTANGAN MENENTUKAN PEMASOK Tantangan dalam menentukan pemasok adalah untuk mewujudkan nilai yang akan memenuhi kebutuhan pelanggan. Menurut I Nyoman Pujawan (2005), terdapat tantangan yang harus dihadapi dalam mengelola rantai pemasok, yaitu: 1.       Kompleksitas struktur rantai pemasok a.        Melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang berbeda-beda b.       Perbedaan biaya, zona waktu dan budaya antar perusahaan 2.       Ketidakpastian a.       Ketidakpastian permintaan b.       Ketidakpastian pasokan: lead time pengiriman, harga dan kualitas bahan baku c.    Ketidakpastian internal: kerusakan mesin, kinerja mesin yang tidak sempurna, ketidakpastian kualitas produk   B...

SEGMENTASI GLOBAL, TARGET, DAN POSISI PRODUK PASAR GLOBAL

  A.     SEGMENTASI PASAR GLOBAL Segmentasi pasar global didefinisikan sebagai proses mengidentifikasi kelompok atau kumpulan pelanggan potensial pada tingkat nasional maupun sub nasional yang kiranya mempunyai persamaan tingkah laku dalam membeli. Setelah mengidentifikasikan segmen, langkah berikutnya menetapkan target, artinya mengevaluasi segmen dan memfokuskan usaha pemasaran pada suatu Negara atau kelompok orang yang mempunyai respon potensial yang signifikan. Akhirnya perushaan harus merencanakan cara untuk membidik pasar-pasar yang dipilih sebagai target dengan menetapkan posisi terbaik bagi produk yang ditawarkannya. Menetapkan posisi berarti menemukan cara menanamkan produk dalam ingatan pembeli potensial dipasar target dengan merancang bauran pemasaran secara tepat.   Segmentasi global harus memiliki persyaratan sebagai berikut : 1.       Measurable (Dapat Diukur) Segmen pasar perlu diukur dengan dasar volume atau ni...